Jaga pandangan.. aduh, berat betul, buka2 file, pernah dapet email dari milis [syiar-islam] on July 23 2008, neh emailnya semoga bisa jadikan ingat saat ku lupa…
Menahan pandangan adalah bagian daripada lezatnya iman, manisnya ibadah, kalau ada diantara sahabat yang bertanya “mengapa ibadah saya tidak khusyu?” salah satu diantara penyebabnya itu adalah pandangan yang tidak terjaga.
Marilah kita pilih untuk melihat hanya yang dihalalkan Allah dan memalingkan pandangan dari sesuatu yang haram, melihat wanita yang berpakaian tidak halal “tahan pandangan !”, Insya Allah kita akan merasakan manisnya iman. Termasuk melihat lawan jenis yang akan menggelincirkan, semakin tertahan semakin terjaga hati ini, percayalah kita tidak akan bisa bahagia dengan mengobral pandangan terhadap apapun yang diharamkan, kita akan jauh lebih nikmat ketika kita mempunyai keberanian untuk menahan, tahan….!, tahan…! Palingkan pandangan dari yang tidak halal. Lebih baik kita nikmati membaca Al Qur’an, membaca hadits-hadits yang dapat membuka hati kita daripada kita obral mata kita melihat sesuatu yang akan mengeraskan hati dan merusak lezatnya iman.
Dari Jarir bin Abdillah berkata : Saya bertanya kepada Rasulullah mengenai “pandangan yang tiba-tiba”, maka beliau bersabda : “Palingkan pandanganmu.” (H.R. Muslim dan Abu Daud, lafadz hadits Abu Daud) Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda : “Jangan kamu ikuti pandangan (pertama) itu dengan pandangan (berikutnya), pandangan pertama untukmu, dan tidak untuk yang pandangan kedua.” (H.R. Tirmidzi dan Abu Daud, Tirmidzi dan AlBani menilai hadits ini hasan.) takut dan malulah kepada Allah ketika ada kesempatan berbuat dosa.
Didalam Firman Allah : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. 50:16) “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati”. (QS. 40:19)
Rasulullah bersabda : “Saya wasiatkan kepadamu, hendaklah kamu malu (berbuat dosa) di hadapan Allah seperti kamu malu (berbuat dosa) di hadapan seorang yang shalih dari kaummu.” (H.R. Al Hasan bin Sufyan, Ahmad dalam kitab Az Zuhud dan dishahihkan oleh Al Bani.)
Allah telah mengingatkan laki-laki dan wanita didalam Firmannya : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS An Nuur :30) “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya,……”. (QS An Nuur :31)
Semoga dengan menahan pandangan, maka akan membuat bathin kita terasa bercahaya, menikmati lezatnya iman. Batin tidak tersiksa oleh pandangan yang haram. Wallahu a’lam Bishowab
judulnya buah simalakama ya….hmmm
ok bro, tetep jaga pandangan walau pake kacamata riben ya, cobaannya lebih berat tuh, xixixi
kita sama2 brusaha!
By: Fikri Faris on November 27, 2008
at 1:48 am
oh ya, foto flickr-mu itu bikin aku suse jg pandangan Mo
(tuh cewe pa cowo? auahelap!)
By: Fikri Faris on November 27, 2008
at 1:54 am
Soale nek didelok dosa, nek ra didelok sayang.. :p
By: andityo on December 10, 2008
at 7:35 am
Ge Be Ge Be…
By: Melati on February 10, 2009
at 9:29 am